Senin, 12 November 2012

Guru SD itu “unik”


I`m a teacher, teacher, guru
http://www.moorlandpottery.co.uk/images/teacher.jpg

Ada sebuah pengalaman menarik ketika saya mengajar di sbuah SD Negeri yaitu ketika bel masuk kelas sudah berbunyi, karena saya On the job training (PPL) maka saya langsung mengambil buku ajar saya dan ingin segera menuju kelas bertemu dengan anak-anak. Namun saya sungguh kaget ketika beberapa guru yang notabene berstatus PNS berkata,”Nanti dulu mas jangan tergesa-gesa masuk kelasnya, terlambat barang 10 menit juga tidak apa-apa”. 

Cerita yang kedua adalah dari ibu mertua saya yang dia guru Bhs. Indonesia di salah satu SMP Negeri, status ibu saya juga Guru PNS. Pagi itu hari senin seperti biasa di sekolahannya ada kegiatan rutin upacara bendera, kebetulan pagi itu ibu mertua saya dari rumah sudah telat, dia tergesa-gesa sekali takut telat sampai dia ngebut naik motornya. Namun sungguh kaget ketika ia sampai di kantor guru yang ada para guru malah pada enak ngobrol & juga membaca koran. Karena merasa telat dia langsung menuju kelapangan, tambah terkejut lagi ketika ibu mertua saya sampai di lapangan ternyata hanya ada satu guru yang dia sudah di lapangan upacara, dan dia adalah Bapak Kepala Sekolah padahal waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 07.20 (kurang lebih). Dari dua kejadian nyata itu, kemudian dalam benak saya bertanya, bagaimana muridnya akan disiplin jika para gurunya mempunyai mental seperti itu. Walaupun memang dua kejadian nyata itu tidaklah cukup menggambarkan semua guru PNS seperti itu. Dengan melihat yang demikian akhirnya saya memutuskan tetap jadi guru, tetapi sebagai guru Luar Negeri (Swasta) di sebuah sekolah dasar berstandar internasional yang kota bengawan, Kota Surakarta atau yang lebih dikenal Kota Solo. 

belajar, study, menulis, writing, di kelas, belajar di kelas, sdii al-abidin
Selama kurang lebih 3 tahun saya sebagai guru Bhs. Inggris di sekolah tersebut ada hal yang sangat kontradiksi atmosfernya yang saya rasakan dengan sekolah yang saya ceritakan di paragraf awal; kedisiplinan, ketepatan waktu, kerjasama, kekeluargaan, dst sangatlah berbeda. Ada hal yang membuat saya terkesan adalah salah satu guru kurang lebih 2 bulan yang lalu berkata pada saya,”Jika ingin cari uang jangan di sini, di sini itu jadikan sebagai second income. Jika bapak bekerja di sini orientasinya materi maka bapak akan banyak kecewanya. Jadikan tempat ini untuk menggali potensi, menjadikan kita dekat dengan dunia anak, tempat beramal ibadah, dan jadilah guru yang unik. Maka bapak akan dikangeni anak-anak”. 

guru unik, kreatif, outing class
Iya, betul sekali di sekolah kami yang notabene sebagai sekolah full day dari jam 07.00 – 15.30 memang sangatlah menguras tenaga, pikiran, beban mental, dan waktu. Sangatlah berbeda dengan guru PNS SD yang hanya masuk dari jam 07.00 – 12.00 dengan gaji yang sangat tinggi saat ini apalagi yang sudah sertifikasi dengan gaji yang sangat menggiurkan. Benar adanya jikalaulah dengan jam kantor sedemikian panjang kemudian membandingkan dengan apa yang kita dapatkan sungguh benar, ya benar mungkin kita akan banyak merasa kecewanya. 

Dua kalimat terakhir yang membuat saya lebih terkesan lagi “jadilah guru yang unik. Maka bapak akan dikangeni anak-anak”. Ya, menjadi guru SD yang unik itu ternyata tidak mudah, unik dalam kamus bahasa Indonesia mempunyai pengertian sesuatu yang lain daripada yang lainnya, bisa juga diartikan sesuatu yang langka, aneh atau janggal. Kata unik itu sendiri mempunyai pengertian sesuatu yang tidak lazim atau umum yang dijumpai di masyarakat, sehingga menjadikan sesuatu tersebut spesial dan istimewa. Karena spesial dan keistimewaan itulah banyak dicari orang dan mempunyai harga(khusus) di masyarakat.

Selama kurang lebih 3 tahun ini sebagai guru Bhs. Inggris di tempat saya ngajar secara langsung maupun tidak langsung saya menemukan ciri atau trik agar kita menjadi GURU UNIK, ya terkhusus lagi Guru SD yang unik. Maka kita harus pandai bermain peran, diantaranya :

1.        Pendidik
Sebagai guru SD di samping sebagai pengajar (transfer knowledge), kita juga berperan sebagai pendidik. Karena SD adalah pendidikan dasar, ibarat sebuah bangunan bila landasan kokoh & kuat maka tembok akan kuat kokoh pula. Maka di sekolah kami juga menanamkan pendidikan karakter. Setiap hari kita mengajarkan bagaimana beribadah yang benar, berbakti pada orang tua, menghormati yang tua, tata cara makan, dst. Kita tanamkan pada benak mereka bahwa mendapatkan nilai 10, 9, & 8 di mata pelajaran itu mudah. Akan tetapi menjadi anak yang baik, jujur, taat pada orang tua, guru, bersahaja, disipilin, & tanggung jawab adalah yang terpenting. Ternyata kita amati anak yang mempunyai karakter & kepribadian yang baik berbanding lurus dengan nilai akademis yang baik pula. Ketika karakter baik sudah tertanam, untuk menjadikan mereka tanggung jawab belajar lebih mudah. 

2.        Orang tua
Sebagai guru SD yang unik kita harus berperan sebagai orang tua kedua mereka. Kita harus tahu kebiasaan murid kita, kesukaan murid kita, kelemahan dan kekurangan murid kita. Sebagai guru kita harus tahu model karakter belajar mereka secara individu; apakah auditory, visual, atau kinestetik. Bila kita sudah tahu betul siapa mereka maka akan mudah kita menyelami dunia mereka. Maka dengan itu di sekolah kami menerapkan sekolah Multiple Intelegence. Ketika kita sudah menempatkan diri sebagai orang tua mereka, kita harus siap memberi kenyamanan ketika mereka lagi di rundung masalah, & juga kita harus siap mendorong mereka ketika mereka dalam kondisi berprestasi. Selalu berikan label – label positif pada mereka bukan dengan label negatif

3.        Teman
student, murid, teman, belajar, sdii al-abidin
Ya, jadilah teman akrab mereka, seorang guru yang unik adalah sahabat yang baik buat siswa-siswanya bukan sebagai seorang musuh. Guru yang unik adalah sahabat bermain, sahabat bercerita, sahabat belajar, & teman senda gurau bagi murid-muridnya dengan batasan-batasan yang wajar. Siswa sangat senang ketika bertemu guru yang ramah dan bisa mengerti keadaan mereka, siswa juga paling tidak suka dengan guru yang jaim (jaga image) yang merasa dia lebih tinggi dari segala-galanya. Maka kami sebagai guru menempatkan kapan bisa menjadi teman atau sahabat bagi siswa-siswa kita, kapan harus bisa menjadi guru yang dihormati dan didengarkan penjelasannya. Kita menjadi pendengar yang baik dan aktif meskipun pertanyaan itu sepele. Hal ini bisa membuat siswa menjadi nyaman dengan kita karena menghargai pertanyaannya. Ikutlah merasakan apa yang dirasakan siswa kita didalam kelas.

4.        Motivator
Sebagai guru yang unik kita juga harus bisa menjadi seorang motivator yang ulung. Di sekolah kami, ternyata banyak anak – anak yang mereka lebih menurut pada gurunya daripada pada orang tua mereka sendiri. Maka kita membiasakan mengingatkan ibadah mereka, & jam belajar mereka by SMS ketika mereka sudah berada di rumah. Komunikasi dengan orangtua selalu kita bangun. Maka sebagai guru SD yang unik kita menempatkan satu jam khusus untuk motivasi belajar.

5.        Penghibur
happy, gembira, tertawa, terhibur, murid sdii al-abidin
Guru yang unik harus pula bisa sebagai penghibur, bila perlu kita bisa menjadi “badut” buat mereka. Ini biasa kita lakukan dengan sering bercerita dan mendongeng buat mereka. Karena dengan bercerita memiliki kelebihan dibandingkan dengan menasehati secara lansung, diantaranya; dengan bercerita bisa menyisipkan nasehat tanpa harus dengan kata perintah, dengan bercerita kita sebagai guru mampu melarang anak tanpa ada kata larangan, dan dengan bercerita ternyata pesan / nasehat mudah diingat. Mari kita sisipkan cerita dalam penyampaian materi kita, secara tidak langsung kita sudah menjadi penghibur buat anak didik kita. Dan itu menjadi ciri khusus guru yang unik. Jadi, hiburlah mereka maka kau akan menjadi guru yang unik buat mereka.

6.        Kreatif
creative, outing class sdii al-abidin
Menjadi ciri khas kami pula guru yang unik adalah kita harus selalu kreatif, punya ide-ide pembelajaran baru. Karena itu akan sangat berguna untuk sebuah kegiatan yang rutin kita lakukan yakni Opening theme / Pembukaan Tema untuk kelas 1 & 2, dan Outing Class / Belajar di luar ruangan. Setelah beberapa saat kegiatan belajar berada di dalam kelas, maka Opening theme & Outing Class adalah kegiatan keluar yang paling disukai dan diminati anak-anak. Menjadikan mereka lebih paham teori yang selama ini didapat di kelas, karena di Opening theme & Outing Class secara langsung mereka mempraktekan apa mereka dapat di dalam kelas sehingga menjadikan mereka lebih paham dengan apa yang selama ini yang hanya bersifat imaginatif. Karena tidak semua materi bisa dijelaskan cukup dengan teori saja. Ada banyak materi yang harus praktek dilapangan. 

Itulah 6 ciri guru SD yang unik yang selama ini saya dapat. Ketika kita merasa spesial, istimewa, unik dan menarik, merasa diperlukan dan tak tergantikan orang lain. Maka kita akan menemukan kebahagian yang luar biasa ketika kita diperlakukan sangat spesial, istimewa, diperlukan banyak orang dan bermanfaat bagi banyak orang. 

outing class, speaking, sdii al-abidin
Dengan demikian kehadiran seorang guru selalu ditunggu-tunggu siswanya dikelas, sementara ketidak hadirannya merupakan suatu kerinduan dan kecintaan antara siswa dan guru tersebut. Jika kita selalu berpikiran orang lain bisa kenapa kita tidak? Maka tidak ada yang tidak mungkin, sebelum kita pernah mencobanya. Maka jadilah guru yang akan selalu mereka kenang sepanjang hayat mereka, jadikan kita pahlawan di benak hati sanubari mereka. 

Kata terakhir saya, I AM TEACHER, YOU KNOW???!!!
Anda sedang membaca artikel tentang Guru SD itu “unik” dan anda bisa menemukan artikel Guru SD itu “unik” ini dengan url http://kanggurukoe.blogspot.com/2012/11/guru-sd-itu-unik.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Guru SD itu “unik” ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Guru SD itu “unik” sumbernya.

Related Posts :

Terima kasih telah berkunjung di blog Kang Guru. Silahkan tinggalkan komentar anda di kotak komentar dan klik suka atau share artikel ini di Facebook, Twitter, maupun Google+1.

Reactions:

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...